Barcelona Berhasil Juarai Supercopa de Espana


Barcelona Juara Super Spanyol
Barcelona meraih gelarnya yang ke-11 di ajang Supercopa de Espana dengan keunggulan gol away atas Atletico Madrid. Gol Neymar kala bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Madrid terbukti vital untuk Barcelona. Hasil 0-0 di leg kedua sudah cukup bagi Barcelona guna keluar sebagai juara. Gerardo Martino pun memenangi trofi pertamanya sebagai pelatih Blaugrana.

Di Camp Nou, Kamis (29/8), Barcelona sebenarnya bisa saja mengakhiri perlawanan Atletico dengan sebuah kemenangan. Namun, peluang terbaik dari titik putih gagal dimaksimalkan oleh Lionel Messi. Laga ini sendiri diwarnai kartu merah untuk dua pemain Atletico, yaitu FIlipe Luis dan Arda Turan.

Tak ada gol yang tercipta di babak pertama. Barcelona, yang menurunkan Messi, Neymar dan Alexis Sanchez sebagai andalan di lini depan dengan dukungan Cesc Fabregas serta Xavi dari lini kedua sejak menit pertama, kesulitan mengembangkan permainan akibat pressing ketat Atletico. Meski bermain dominan, Blaugrana gagal membongkar barisan pertahanan pasukan Diego Simeone.

Justru tim tamulah yang beberapa kali memaksa Victor Valdes berjibaku menyelamatkan gawang Barcelona, terutama dari ancaman Koke dan Arda Turan.

Hingga jeda, Barcelona masih memegang keunggulan tipis berkat gol away mereka. Sadar akan hal ini, Atletico pun coba mengambil inisiatif serangan di babak kedua.

Hanya 11 menit setelah restart, Barcelona dibuat berkeringat dingin. David Villa, yang untuk pertama kalinya kembali ke Camp Nou setelah dilego oleh Barcelona, melepas sebuah tembakan ke sudut gawang, tapi Valdes masih bisa mementahkannya.

Martino lalu menarik Sanchez dan memasukkan Pedro guna meningkatkan daya serang pasukannya. Namun, hingga menit 70, keadaan tetap tak berubah. Di menit 73, Martino mengganti pemain yang melepaskan satu-satunya shot on target ke gawang Atletico, yakni Fabregas, dengan Andres Iniesta.

Di menit 81, Atletico harus bermain dengan 10 orang setelah Filipe Luis diganjar kartu merah menyusul pelanggaran terhadap Dani Alves. Delapan menit berselang, Barcelona mendapat hadiah penalti karena Pedro dilanggar Miranda di area terlarang. Namun, eksekusi 12 pas Messi menghantam mistar.

Pada masa injury time, Arda Turan, yang sudah terlebih dahulu ditarik keluar, diberi kartu merah oleh wasit David Fernandez‎ saat berada di bench.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tetap tak ada gol yang tercipta. Atletico gagal menang di Camp Nou sejak 2005/06 dan harus rela melihat Barcelona mengangkat trofi Supercopa.

Ini merupakan gelar Supercopa ke-11 bagi Barcelona setelah sebelumnya juga berjaya pada edisi 1983, 1991, 1992, 1994, 1996, 2005, 2006, 2009, 2010 dan 2011.[bnt]

Barcelona: Valdes; Alves, Pique (kuning 54′), Mascherano, Alba; Busquets (kuning 30′), Xavi, Fabregas (kuning 28′) (Iniesta 73′); Sanchez (Pedro 65′), Messi, Neymar

Atletico: Courtois; Juanfran, Miranda (kuning 88′), Godin, Filipe (merah 81′); Koke (kuning 26′) (Baptistao 89′), Gabi (kuning 81′), Suarez, Turan (Adrian 72′) (merah 90′); Villa (Rodriguez 84′), Costa (kuning 85′).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s